Zakat Memiliki Peran Strategis Menurunkan Angka Kemiskinan

Pemkot Magelang dan BAZNAS Kota Magelang Sinergi Optimalkan Potensi Zakat

16/12/2025 | humas

Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang bersama BAZNAS Kota Magelang berkomitmen memperkuat sinergi dalam optimalisasi pengelolaan zakat sebagai salah satu instrumen penting penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Wakil Wali Kota Magelang, dr. Sri Harso, menegaskan bahwa zakat memiliki peran strategis dalam upaya Pemkot Magelang menurunkan angka kemiskinan. “Salah satu cara menurunkan angka kemiskinan di Kota Magelang adalah melalui zakat yang dikelola oleh Baznas,” ujarnya dalam Sosialisasi Optimalisasi Pengelolaan Zakat di Pendopo Pengabdian, Rabu (12/11/2025).

Sri Harso secara khusus mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Magelang untuk lebih aktif menunaikan zakatnya melalui Baznas, serta saling mengingatkan rekan kerja yang belum berzakat. “Mari kita semangat berzakat. Ini bagian dari tanggung jawab moral kita bersama,” tegasnya.

Ketua BAZNAS Kota Magelang, KH. Ahmad Zainuddin, mengungkapkan bahwa meskipun potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS), terutama dari kalangan ASN, cukup besar, realisasi pengumpulannya masih belum optimal, baru mencapai sekitar 86 persen dari potensi yang ada.

Kendala utama yang menghambat adalah proses administrasi terkait pembaruan surat kuasa pemotongan zakat. Ahmad Zainuddin menjelaskan bahwa mekanisme zakat ASN menggunakan sistem payroll (pemotongan gaji), yang mengharuskan surat kuasa diperbarui setiap tahun untuk mengakomodasi perubahan gaji, mutasi, atau rotasi jabatan. Tanpa pembaruan surat kuasa, Baznas tidak dapat melakukan pemotongan gaji secara otomatis.

Ahmad Zainuddin menekankan bahwa zakat bukan hanya sebuah kewajiban namun juga memiliki dimensi sosial dan kemaslahatan publik yang sangat relevan dan sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Magelang, di mana zakat telah diintegrasikan sebagai bagian dari program kesejahteraan masyarakat.

Dana yang terkumpul telah digunakan Baznas untuk melengkapi APBD melalui program kemanusiaan, pendidikan, ekonomi produktif, dan kesehatan."Jika pengumpulan bisa terus meningkat, Insyaallah kesejahteraan masyarakat juga akan meningkat." pungkasnya

KOTA MAGELANG

Copyright © 2026 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ  |   2.2.12