WhatsApp Icon
banner
banner
banner
Statistik

Berita Terkini

Tingkatkan Kemandirian Ekonomi dan Tata Kelola Keuangan, BAZNAS Latih Saudagar Zmart
Tingkatkan Kemandirian Ekonomi dan Tata Kelola Keuangan, BAZNAS Latih Saudagar Zmart
MAGELANG – BAZNAS Kota Magelang menggelar Pelatihan Dasar Kelompok bagi para penerima manfaat program Zmart. Kegiatan ini dirancang sebagai langkah strategis untuk mentransformasi mustahik (penerima zakat) menjadi saudagar yang amanah, tangguh, dan mandiri secara ekonomi. Ketua BAZNAS Kota Magelang, K. Ahmad Zainuddin BK, S.A.P, dalam sambutannya menekankan bahwa kunci keberhasilan program ini terletak pada integritas dan spiritualitas para anggotanya. Ia mengajak seluruh peserta untuk setia pada ikrar Saudagar Zmart, terutama dalam menjaga kedisiplinan ibadah dan kepedulian sosial antar sesama anggota kelompok. "Kami tidak hanya memberikan bantuan modal, tetapi juga menitikberatkan pada pembentukan karakter. Saudagar Zmart harus memiliki integritas tinggi dan tata kelola keuangan yang rapi," ujar Ahmad Zainuddin. Beliau juga memberikan arahan praktis mengenai teknik pelayanan pelanggan yang prima untuk meningkatkan daya saing warung di masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Zainuddin juga mengingatkan para peserta tentang filosofi zakat. Ia berpesan agar nantinya, seiring dengan peningkatan omzet dan kesejahteraan usaha, para saudagar tidak melupakan kewajiban berzakat sebagai bentuk syukur dan keberlanjutan rantai kebaikan. Selain motivasi, sesi materi juga diisi dengan edukasi mengenai profil kelembagaan BAZNAS, fungsi pengelolaan dana umat, hingga mekanisme teknis program Zmart yang merupakan program unggulan BAZNAS RI di daerah. Penjelasan mengenai pentingnya branding dan standarisasi warung Zmart juga disampaikan secara detail guna membangun kepercayaan konsumen. Penguatan Pendampingan dan Organisasi Kelompok Sesi pelatihan dilanjutkan dengan pemaparan teknis dari tim pendamping program. Penekanan diberikan pada mekanisme penyaluran bantuan serta aturan mengenai kurasi produk, termasuk edukasi tentang barang-barang yang diperbolehkan dan dilarang untuk diperjualbelikan menurut syariat serta regulasi program. Untuk memastikan efektivitas program, dalam pertemuan ini juga dibentuk susunan kepengurusan kelompok Zmart yang terdiri dari Ketua, Sekretaris, dan Bendahara. Struktur organisasi internal ini diharapkan menjadi wadah komunikasi, monitoring rutin, dan koordinasi mandiri antar saudagar agar program dapat berjalan berkelanjutan hingga mencapai kemandirian ekonomi.
06/02/2026 | humas
BAZNAS Salurkan Bantuan Kegiatan Dakwah, Dukung Penguatan Syiar Islam di Kota Magelang
BAZNAS Salurkan Bantuan Kegiatan Dakwah, Dukung Penguatan Syiar Islam di Kota Magelang
BAZNAS Kota Magelang kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam memperluas jangkauan dakwah dan memperkuat nilai-nilai religius di tengah masyarakat. Melalui Program Bantuan Kegiatan dan Fasilitas Dakwah, BAZNAS secara resmi menyalurkan bantuan dana stimulan bagi kegiatan dakwah yang menyasar penguatan syiar Islam, baik di lingkungan permukiman maupun institusi pendidikan di wilayah Kota Magelang. Langkah strategis ini diwujudkan dalam bentuk dukungan sarana operasional pengajian yang diberikan kepada 12 lembaga keagamaan. Para penerima manfaat terdiri dari berbagai kelompok pengajian masyarakat serta sekolah-sekolah yang memiliki program intensif dalam pengembangan karakter religius siswa. Penyaluran bantuan ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi institusi pendidikan untuk lebih progresif dalam memberikan pemahaman agama kepada generasi muda sejak dini. BAZNAS menilai, sekolah adalah benteng utama dalam membina akhlak anak bangsa di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Di sisi lain, dukungan bagi kelompok pengajian masyarakat menjadi bukti hadirnya BAZNAS dalam memfasilitasi dakwah yang menyejukkan, inklusif, dan mempersatukan umat. Dana yang disalurkan bersumber dari zakat, infak, dan sedekah (ZIS) para muzaki yang kemudian dikelola secara amanah untuk kemaslahatan umat. Program Bantuan Kegiatan Dakwah ini merupakan agenda rutin yang terus dievaluasi dan dikembangkan oleh BAZNAS Kota Magelang. Evaluasi berkala dilakukan guna memastikan bahwa penyaluran bantuan benar-benar tepat sasaran serta memberikan dampak sosial-keagamaan yang nyata dan terukur bagi seluruh warga Kota Magelang. Melalui sinergi antara muzaki, pengelola zakat, dan lembaga dakwah, BAZNAS optimis syiar Islam di Kota Magelang akan semakin kuat, sekaligus mampu meningkatkan literasi keagamaan masyarakat secara luas.
27/01/2026 | humas
Sinergi BAZNAS, BPBD, dan PMI Kota Magelang Salurkan Bantuan Korban Pohon Tumbang di Tidar Baru
Sinergi BAZNAS, BPBD, dan PMI Kota Magelang Salurkan Bantuan Korban Pohon Tumbang di Tidar Baru
Sebagai wujud kepedulian dan respon cepat terhadap musibah yang menimpa warga, BAZNAS Kota Magelang bersinergi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Magelang menyalurkan bantuan santunan bagi warga terdampak bencana pohon tumbang di wilayah Tidar Baru, Kelurahan Magersari, Selasa (31/12/2025). Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Ketua IV Bapak Umar Yaman kepada tiga kepala keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan cukup serius, yakni Bapak Surandi, Bapak Slamet Widodo, dan Bapak Hardiyanto. Ketiga rumah warga tersebut mengalami kerusakan pada bagian atap setelah tertimpa pohon besar yang tumbang akibat cuaca ekstrem. Kronologi kejadian bermula saat curah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kota Magelang pada pengujung tahun. Kondisi tanah yang labil serta kondisi pohon yang sudah lapuk tidak mampu menahan beban, sehingga tumbang mengenai pemukiman warga dan sempat menutup akses jalan utama di lingkungan tersebut. Bantuan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam program "Magelang Peduli". Selain pemberian santunan tunai untuk perbaikan atap rumah, tim gabungan BPBD dan PMI juga telah melakukan kerja bakti pembersihan material pohon dan membuka kembali akses jalan yang sempat terputus. Dukungan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban para korban di tengah situasi sulit ini. Kehadiran BAZNAS, BPBD, dan PMI secara bersama-sama di lokasi bencana menjadi bukti nyata hadirnya pemerintah dan lembaga sosial dalam melindungi serta melayani warga Kota Magelang yang tertimpa musibah. Pemerintah Kota Magelang melalui instansi terkait juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, mengingat intensitas hujan yang masih tinggi dan melakukan pengecekan secara berkala terhadap pohon-pohon besar di lingkungan sekitar yang sekiranya membahayakan.
31/12/2025 | humas